Model Waterfall

Waterfall adalah salah satu model proses pengembangan aplikasi, atau SDLC (software development Life Cycle).

Cara kerja model ini adalah menekankan fase-fase yang berurutan, oleh karena itu kenapa disebut model waterfall karena seperti air terjun yang mengalir dari atas kebawah.

Berikut contoh penerapan model waterfall :

semisal kita ingin membuat sebuah aplikasi dan ada masing-masing timnya.

- Tim Programmer

    - Tim QA

        - Tim Deploy

            - Tim Monitor


kita selaku TIM Qa tidak bisa memulai pekerjaan kita sebelum tim sebelumnya(TIM Programmer) menyelesaikan pekerjaannya, begitu juga dengan Tim Deploy, mereka tidak bisa memulai pekerjaannya ketika Kita belum menyelesaikan pekerjaan kita.

dengan cara kerja demikian, model waterfall ini bisa dikatakan tidak begitu efektif, karena dalam pengembangan aplikasi membutuhkan waktu yang cukup lama.

dan oleh karena itu agar menghapus stigma bahwa mengembangkan suatu aplikasi itu membutuhkan waktu yang cukup lama, kita belajar yang namanya DevOps.


Salam hormat


Dimas Kurniawan





Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROXY-ARP DALAM PRAKTIK: APA, MENGAPA, DAN BAGAIMANA

Upgrade Cisco AP C9105AXI-F dari CAPWAP ke EWC (Cisco Embedded Wireless Controller)

CARA INSTALL PNETLAB