Kenapa Kita Sering Ngerasa Sumpek dan Lesu? Ini Jawaban dari Habib Ahmad Mujtaba
๐ Judul: Kenapa Kita Sering Ngerasa Sumpek dan Lesu? Ini Jawaban dari Habib Ahmad Mujtaba
Lo pernah gak, tiba-tiba ngerasa:
-
Badan berat banget, padahal gak capek
-
Hati gelisah, padahal gak ada masalah yang jelas
-
Sumpek, males, dan hidup kayak hampa
Gue juga pernah. Dan malam Selasa kemarin di Majelis Rasulullah, Habib Ahmad Mujtaba nyebutin sesuatu yang nyentil banget.
๐ Kutipan dari Abdullah bin Mubarak:
"Rasa berat di badan dan gelisah di hati bisa muncul karena lisan yang tidak dijaga."
Boom. Kena.
๐ฌ Artinya apa?
Setiap ucapan kita tuh punya dampak langsung ke jiwa dan raga.
Kalau lisan kita sering:
-
Ngeluh terus
-
Ngrasani orang
-
Ngejelekin keadaan
-
Ngeluarin kata kasar atau gak bermanfaat
...maka efeknya bisa balik ke kita sendiri:
-
Batin jadi sempit
-
Hati gelisah
-
Badan terasa berat
๐ Padahal, kita gak sadar
Kadang kita ngerasa lesu bukan karena fisik yang capek, tapi ruh kita yang “keracunan” lisan kita sendiri.
Habib juga bilang, hakikat Muslim sejati itu yang bisa jaga lisannya — gak bikin orang lain resah karena omongannya.
๐งผ Solusi? Bersihin Lisan
Gak harus langsung jadi suci, tapi mulai pelan-pelan:
-
Kurangi komentar sinis
-
Ganti keluhan dengan doa
-
Hindari debat kusir gak penting
-
Banyakin dzikir, shalawat, doa-doa ringan
Karena kata-kata yang kita ucapin, itu doa. Itu juga makanan buat ruh kita.
๐ก Refleksi Pribadi (Dimas):
Setelah denger ini, gue mikir: mungkin rasa sesak yang sering gue rasain bukan dari luar, tapi dari ucapan gue sendiri. Mulai sekarang, gue pengen lebih hati-hati. Karena yang gue keluarin dari lisan, ternyata bisa ngerusak hati gue sendiri.
Kalau lo juga sering ngerasa kayak gitu, coba cek lisannya.
Bukan cuma apa yang lo makan yang pengaruh ke badan...
Tapi apa yang lo ucapin, bisa pengaruh ke hati dan hidup lo juga.
๐ Catatan:
Kajian ini disampaikan oleh Habib Ahmad Mujtaba, di Majelis Rasulullah – Malam Selasa, 23 Zulhijah 1446H / 24 Juni 2025.
Komentar
Posting Komentar